Hal Yang Gak Boleh Kamu Lewatkan Saat Masa Sekolah
Edukasi Inspiratif

Hal Yang Gak Boleh Kamu Lewatkan Saat Masa Sekolah

Kali ini, di postingan ke-3 saya khusus untuk kalian yang masih berjuang di sekolah. Mungkin ini akan berguna bagi kalian siswa tingkat SMP ataupun SMA. Karena SD gak yakin juga akan baca postingan ini.

Manfaatkan waktu sekolah kalian sebaik mungkin ya dears, 12 tahun sekolah harus benar-benar dijadikan waktu untuk memupuk diri untuk menjadi manusia yang berguna. (Apaan nih). Gak kerasa loh sekolah itu.

Berhubung saat saya posting artikel pertama saya, 4 Tips Memilih Jurusan di Perguruan Tinggi. Ada salah satu reader yang bertanya tentang cara mengatasi ranking yang turun. Whaa siapapun pasti nggak mau kan ya ranking-nya turun dan otomatis diambil alih oleh orang lain.

Tapi dears, saat saya masih sekolah, nilai raport nggak stabil dan cenderung naik turun kayak jalan mau yang mau ke puncak gunung. Karena itu kali ini saya meminta masukan kepada 10 teman saya yang bertahan di posisi ranking pertama hingga lulus dan ada juga teman yang berhasil meningkatkan nilainya saat nilainya turun secara signifikan. Mereka berbeda sekolah, tingkatan dan juga daerah.

Sebenarnya bagi saya, nilai itu bukan segalanya ya dears, apalagi sampai begitu berambisi untuk sebuah nilai. Menurut saya yang terpenting adalah proses untuk mencapai sebuah nilai tersebut. Karena bagi saya, itu yang akan berguna untuk kehidupan. Bukan hanya nilai semata.

Tapi untuk sekarang nilai juga kadang jadi patokan di berbagai faktor, bagi kamu anak SMP nilai raport mu mungkin akan jadi salah satu patokan untuk masuk ke jenjang lebih tinggi. Tapi, proses mendapatkan nilai tersebut akan lebih berguna ketika kamu ujian masuk SMA sederajat. Karena ada beberapa SMA/SMK yang menggunakan sistem testing.

Bagi kamu anak SMA/SMK dan sederajat, nilai kamu boleh jadi hal yang penting untuk dipertimbangkan di SNMPTN, PMDK, atau seleksi lainnya yang menggunakan nilai raport, atau untuk yang mau bekerja setelah lulus SMA/SMK sederajat, nilai kamu bisa jadi akan menjadi patokan ketika kamu melamar kerja. Meskipun nggak semuanya juga membutuhkan nilai raport.

Oleh karena itu, penting gak penting sebuah nilai, sebisa mungkin kamu melakukan yang terbaik. Meskipun ranking kamu turun, nilai kamu harus tetap naik.

Apa yang perlu dilakukan ketika nilai turun?

Saya mengutip jawaban salah satu teman yang memberi masukan ya dears. Ranking dia naik secara signifikan. Doi bersekolah di SMK Negeri 2 Tasikmalaya. Ini yang dia lakukan semester kemarin saat ingin mengubah nilainya:

  1.  Lihat apa saja pelajaran yang turun
  2. Analisis dari pelajaran tersebut apa yang menurut kamu sulit
  3. Pelajari pelajaran yang menurutmu sulit tersebut
  4. Tingkatkan belajar, terutama pada pelajaran yang turun tapi tidak mengesampingkan pelajaran lainnya
  5. Dan rangking saya naik :3

Perlu diketahui juga, standar penilaian di setiap sekolah itu pasti berbeda. Jadi disini saya akan membahas tips belajar yang bersifat umum saja.

Ini beberapa tips belajar yang telah saya rangkum dari teman-teman saya ya fellas!

1. Tekad yang kuat

Kenapa saya simpan di posisi pertama, karena rata-rata teman saya menjawab seperti itu. Jika kamu ada disini, membaca artikel ini. Itu tandanya kamu udah ada kemauan buat memperbaiki nilai kamu yang turun itu.

Tekad itu kayak apa sih? Tekad itu niat, kemauan, atau itikad. Dan yang pasti kamu harus lakukan apapun sesuai dengan niat kamu. Lalu, apa hal yang menunjukan kalau mereka mempunyai tekad yang kuat selama mereka sekolah? Baca kelanjutannya.

Tekadnya bukan cuma niat aja ya fellas, tapi harus disertai dengan usaha.

Saat sedang mengumpulkan data kemarin, ada salah satu teman saya yang menyampaikan pesan:

“Niat dan tujuannya cari ilmu, bukan mengaharapkan sebuah nilai. Masalah Ranking, itu menyusul.” 

2. Usaha

Seperti yang saya jelaskan di poin sebelumnya, kini saatnya kamu melakukan tindakan apa untuk membuat nilai kamu kembali membaik, ini yang mereka lakukan:

– Belajar

Yup! Apalagi usaha seorang pelajar? ya belajar. Jika kamu merasa kamu udah maksimal dalam hal belajar, mungkin kamu bisa ubah cara belajar kamu.

Cara belajar juga mempengaruhi kamu lho fellas. Jadi percuma kalau belajar banyak tapi dengan cara yang tidak tepat.

Bagaimana cara belajar yang baik;

1. Simak guru saat di sekolah

Cara yang paling tepat itu menyimak. Atau, mendengarkan (memerhatikan) penjelasan guru dengan baik, apa yang sedang dibaca atau dijelaskan oleh guru. Fellas, biasanya cara ini efektif. Karena otak kamu akan merekam apa yang kamu lihat dan perhatikan.

Kalau kamu tetep gabisa, langsung catat materi poin-poin pentingnya aja, itu berguna untuk kamu saat review materi yang udah kamu pelajari. Kecuali kalo kamu disuruh mencatat, kamu cari kata kunci yang akan memudahkan kamu. Dan pahami materinya dengan baik, bukan dihafal.

2. Pelajari kembali di rumah

Tinjau ulang materi yang sudah kamu pelajari di sekolah ya, itu memperkuat daya ingat kamu. Gak ada lagi deh sistem SKS (Sistem kebut semalam) saat akan ujian kalau kamu sudah sering mempelajarinya dengan baik.

3. Waktu belajar

Waktu yang baik untuk belajar adalah saat bangun di pagi hari. Sebelum subuh. Saat itu otak kamu benar-benar sedang fresh. 

Penting untuk kamu ketahui juga, belajar ketika perut kenyang juga tidak baik lho fellas. Saat perut kenyang otak tidak akan bekerja dengan maksimal.

Selain di pagi hari, belajar sebelum tidur itu juga bisa dilakukan. Tetapi ingat ya, tidur yang cukup itu penting. Jadi jangan sampai kamu berlarut-larut belajar, tapi kebutuhan tidur kamu tidak tercukupi.

– Tinggalkan kebiasaan buruk

Apa aja sih kebiasaan buruk itu? Dalam hal ini itu  berarti kebiasaan yang sering kamu lakukan dan cenderung menghambat waktu belajar kamu. Contohnya:

  • Malas
  • Tidak konsisten pada tujuan mu (misal sekarang kamu semangat, tapi besok kamu malah malas dan menunda untuk belajar lagi.)
  • Tidak disiplin dengan diri sendiri
  • Terlalu banyak bermain
  • Melakukan apapun hingga lupa kalau kamu perlu belajar,
  • Kamu tau sendiri jawabannya (dsb)

3. Jaga kesehatan

Ketika tubuh kita sehat, tentu saja kita dapat melakukan apapun dengan baik. Jadi, jaga kesehatan ya fellas. Tidur atau istirahat yang cukup tentu saja penting untuk tubuh kamu. Makan asupan gizi yang baik, agar konsentrasi mu terjaga.

4. Bersaing secara sehat

Meskipun kamu punya tekad yang penuh, dalam prosesnya kamu harus tetap menjadi kamu yang baik dan jujur. Jangan musuhi teman kamu yang lebih unggul kemampuannya daripada kamu. Hargai usaha mereka, mungkin saja kan mereka berusaha lebih keras daripada kamu. Malah akan lebih baik kamu berteman dengan mereka.

Cari cara belajar kamu paling nyaman. Kamu bisa kok belajar bareng dengan teman kamu, kamu bisa berbagi pikiran kamu dengan mereka. Jangan anggap teman kamu musuh ya dears.

Jika kamu mendapatkan teman kamu yang mencontek saat ujian, jangan iri atau malah melakukan hal yang sama. Sia-sia dong kamu sekolah setiap hari selama bertahun-tahun kalau saat ulangan kamu mencontek. (Usaha kamu tidak ada artinya sama sekali.)

5. Fokus pada tujuan kamu

Tujuan awal kamu bersekolah mencari ilmu bukan? Nah maka jangan ada tujuan lain lagi.

Istiqomah oke?

Ini kutipan yang salah satu teman saya katakan, (dia alumnus SMK N 1 Ciamis peringkat pertama paralel jurusan di smk nya)

Mungkin ini rahasia dia:

Oiya, dulu selama kbm normal.. Aku gak pernah beli kuota, jadi off sosmed. Beli kuota teh kalo udah bebas pembelajaran. Seperti udah UAS/UTK, jadi megang hp itu cuma buat bales sms sama ngangkat telfon. Itu juga kalo ada yang sms. Paling yang nelfon mah mamah/bapak/guru๐Ÿ˜„

Salut yaa sama doi, di zaman internet yang udah jadi kebutuhan sebagian besar orang  kayak gini, dia rela untuk nggak beli kuota selama kbm. Please bagi saya itu sulit. Niat banget yaa kakak yang satu ini. Kamu berani? Satu lagi pesan doi,

Ada dua faktor, pertama faktor  internal dan kedua faktor eksternal:

1. Faktor Internal muncul dalam jiwa kita. Seperti tekad kita pengen jadi yang terbaik. Emang sih orangยฒ nganggapnya ambisius, but ignore ajalah. Toh kita yang jalani nyaa..

2. Eksternal, muncul dari dukungan orang lain. Misal firda mah ngefans sama ketua osis dulu teh atau sama guru. Jadi cara mengenalkan kita sama si kakak itu bukan kita sendiri yang bilang : *kak, kenalin.. Aku firda*

Tapi dengan prestasi kita, otomatis doi itu jadi mengenal kita. Yaa meskipun membutuhkan waktu yang lumayan๐Ÿ˜„

Keren gak fellas? Saya juga orang percaya bahwa motivasi terbaik itu ada pada diri kita sendiri.

6. Berdo’a

Mungkin ini yang udah beberapa kali saya sampaikan di artikel sebelumnya. Do’a itu penting yaa.๐Ÿ˜Š

Nggak ada keajaiban yang datang tanpa usaha ya dears. Tapi itu bisa terjadi ketika Tuhan berkehendak.

Kali ini dari teman saya yang juga seorang alumnus, dia bersekolah di SMA Negeri 1 Tasikmalaya. Dengan yakin ia mengatakan:

Kuncinya ini doang sih: “Usaha, usaha, usaha. Do’a, do’a, do’a. Itu doang dari gue.” 

7. Jangan takut untuk mengikuti kegiatan diluar KBM (Ekstrakurikuler)

Terakhir, kegiatan diluar Kegiatan Belajar Mengajar ini akan sangat bermanfaat untukmu. Jangan takut kamu akan tertinggal oleh orang lain dears. Karena kadang disinilah soft skills kamu diasah, selain itu kamu akan bertemu dengan teman-teman baru. Tentunya kegiatannya lebih seru dari kegiatan di kelas mu.

Kadang keahlian dari ekstrakulikuler  itulah yang akan benar-benar diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Di sekolah kamu bebas memilih ekstrakurikuler apa saja yang sudah ada. Keorganisasian seperti OSIS, Pramuka, PMR, Paskibra atau yang lainnya. Kamu bisa mengikuti Club Bahasa, club komputer, club cabang olah raga, dan sarana pengembangan diri yang lainnya. Atau bahkan mengikuti ekstrakulikuler yang lebih menantang seperti bela diri, pecinta alam untuk kamu  yang suka berpetualang.

Ada lagi nih, saat saya meminta beberapa tips. Doi bilang gini:

Gaada tips sih nis. Cuma dengerin guru pas pelajaran, bahkan di rumah jarang buka buku. Soalnya pulang kan sore ampir maghrib, terus berangkat ngaji ampe isya. Rutinitas biasa kayak siswa lain, pindahin buku pelajaran buat besok. Kalo ada tugas yaa dikerjain๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š -Firda N

Doi aja anak organisasi yang pulangnya maghrib bisa jadi peringkat pertama paralel. Itu juga bisa menjadi contoh bahwa ekstrakurikuler tidak akan membatasi kamu dalam hal belajar. Selama kita bisa mengatur waktu dengan baik.

Yakin masih mau lewatin ini? Kamu bisa mendapat banyak pengalaman lho di eskul, dan tentunya nggak akan kamu dapatkan kesempatan ini lagi. Mungkin ada, tapi akan berbeda. ๐Ÿ™‚

 Itu ya yang udah saya rangkum.  Terlepas dari semua itu, ada juga lho teman yang gak belajar di rumah tapi prestasi di sekolahnya baik. Hmm. Tapi, buat kamu yang tidak bisa seperti itu, jangan berkecil hati ya dears. Kamu bisa kok menjadi bisa tentunya dengan beberapa usaha ya.

Allah menyukai hambanya yang mau berikhtiar. ๐Ÿ˜Š

Finally.

Terima kasih untuk teman-teman saya yang telah memberi masukan, hingga artikel ini dapat diselesaikan. ๐Ÿ’•Sebenarnya saya dapat menyebutkan namanya satu-persatu.  Tapi ada beberapa yang keberatan untuk disebutkan namanya hehe. Semoga ini membantu para siswa yang membutuhkan motivasi belajar ya.

Sekian postingan saya hari ini. Semoga semua diberi kemudahan untuk menuntut ilmu. Thank you. And see you fellas!

Baca juga:

4 thoughts on “Hal Yang Gak Boleh Kamu Lewatkan Saat Masa Sekolah”

  1. Terkadang saya sudah mempunyai tekad yang kuat tapi rasa malas yang sulit dihilangkan menjadikan sekolah menjadi sia-sia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *